-->
Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan

PROUD OF BEING CHRISTIAN

Image : http://www.chinahush.com/

Judul di atas kira-kira berarti "Bangga Menjadi Orang Kristen".
Tepat sekali !! Tidak ada alasan untuk tidak bangga.

Tapi, apa dasar kita bangga; kecantikan/ ketampanan? prestasi? kekayaan? jabatan? darah ningrat? atau memang kita bertipe seperti itu, tidak mudah minder?
Atau salahkah kita bangga?

Apapun itu, hal-hal di atas kita dapatkan dengan susah payah. Butuh waktu, tenaga, biaya, dan perhatian agar penampilan kita, minimal, enak dipandang orang dan kita sendiri juga nyaman. Prestasi, tidak pernah didapat tanpa dedikasi, pengorbanan, dan konsistensi (=keajegan). Kekayaanpun, walau dari warisan melimpah, tanpa kerja keras hanya akan jadi kenangan. Tidak ada yang mudah untuk sebuah kebanggaan.

Kita (maaf, saya) ingin melihat hasil akhir yang bagus untuk setiap kali berjerih lelah. Maunya, prestasi yang didapat bukan yang biasa-biasa saja. Pengakuan dan penghargaan menjadi tolok ukur. Makin banyak orang memuji makin bangga jadinya.

Salahkah kita bangga ?

Suatu ketika saat tubuh tidak fit, aku termenung. Seandainya, aku fit aku tentu bisa melakukan ini dan itu. Bisa mencoba ini dan itu. Bisa lakukan apa saja untuk cetak prestasi. Kalau begini, bisa apa aku. Aku sadar, hikmat dan kekuatan untuk berjerih lelahpun adalah karunia Tuhan. Pantaskah kubanggakan sesuatu yang dari pemberian?

"Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!" (Rm. 3:27)

"tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." (Yer. 9:24)

"Aku akan menguatkan mereka, dan mereka akan bermegah di dalam nama TUHAN," demikianlah firman TUHAN" (Za. 10:12)

KasihNya yang terbesar telah dilimpahkan kapada kita. Tuhan Yesus memberikan diriNya untuk keselamatan kita. Mengapa kita tidak bermegah akan hal ini ?






KE MENU

MENGAPA ORANG KRISTEN BISA MENGALAMI PENDERITAAN ?



Image : http://womenatcrossroads.wordpress.com/2008/12/27/finding-your-way-out-of-depression/

Seperti orang lain, mengapa orang Kristen bisa mengalami penderitaan ? Apa bedanya orang Kristen dan orang lain ? Pantaskah kita mengalaminya ? Sampai kapan situasi ini ?

Suatu siang yang panas, teman ngobrol di depanku tiba-tiba mendesah;"Akh, hidup makin berat saja"
"Kalau berat, ngapain diangkat ?" aku bermaksud bergurau, agar suasana istirahat ini tidak rusak setelah sekian jam mengikuti pelatihan dengan kegiatan yang cukup padat.
Kulirik wajahnya, agak muram.
"Aku sudah berusaha setia kepada Tuhan. Berdoapun, walau kadang tidak, juga kulakukan." Terkesan ia ingin membela diri.
"Jadi orang percaya, kok ya susah" Ia terus saja mengeluh.
"Memangnya, orang gak kenal Tuhan gak merasakan penderitaan ?" Tanyaku dengan maksud sedikit mencairkan suasana. Ia diam saja, entah apa yang dipikirkan.

1. Mengapa orang Kristen (saleh) bisa menderita ? Secara prinsip, hanya Tuhan yang tahu. Sekaliber Ayub pun tidak mendapatkan jawaban.

2. Penderitaan akibat hilangnya kontrol diri adalah resiko manusia sendiri.
Segala kejahatan merupakan akibat langsung dari hilangnya kontrol diri pelakunya. Konsekwensi dan kebanggaan orang Kristen adalah mengontrol hidupnya agar hidup dalam terang Firman Tuhan.

3. Penderitaan akibat gocohan si jahat adalah konsekwensi langsung dari hidup orang Kristen. Setiap orang Kristen mengalaminya. Si jahat selalu ingin penyembahan, pengagungan, dan ketaatan kita kepada Tuhan beralih kepadanya. Si jahatpun akan menyerang setiap sendi kehidupan kita. Keruwetan akan selalu dia ciptakan agar kita lebih terfokus ke urusan kita dan mengalahkan hubungan kita dengan Tuhan. Tujuan si jahat jelas; agar kita menomor satukan urusan kita dan menempatkan Tuhan nomor berikutnya. Puji Tuhan ! kita bukan si bodoh yang mudah dikecoh. Tetap menomorsatukan Tuhan adalah pukulan telak pada si jahat. Keteguhan kepada Firman Tuhan akan membuat si jahat mundur.

"Maka sekarang, arahkanlah hati dan jiwamu untuk mencari TUHAN, Allahmu. Mulailah mendirikan tempat kudus TUHAN, Allah, supaya tabut perjanjian TUHAN dan perkakas kudus Allah dapat dibawa masuk ke dalam rumah yang didirikan bagi nama TUHAN."
(1Taw. 22:19)




KE MENU

...