-->
Tampilkan postingan dengan label Matius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matius. Tampilkan semua postingan

MARAH PADA DIRI SENDIRI

Image : http://www.bollywhat-forum.com/index.php?topic=26689.25/

Apakah hari ini kacau ? Pekerjaan berantakan ? Keadaan ruwet ? Atau orang di sekitar menjengkelkan, curang, melecehkan ? Mereka serigala liar yang bebas bertindak sedang kita seekor domba terikat ? Anda marah pada diri sendiri ?

Murid-murid Yesus panik ketika tiba-tiba perahu mereka keras terombang-ambing oleh angin ribut. Mereka tidak siap. Perahu mereka makin keras terguncang mau membinasakan mereka. Sebenarnya, iman merekalah yang terguncang. Mereka hanya melihat Yesus yang “tidur” bukan “Allah yang tidak pernah terlelap.
Tuhan Yesus mengingatkan mereka bukan karena mereka bersama Yesus melainkan mereka “lupa” akan hikmat dan kuasa Allah yang berdaulat atas seluruh alam semesta.

Hidup bersama dan bersandar Yesus tidak menghilangkan keharusan untuk waspada dan berjaga-jaga. Angin ribut bisa datang kapan saja, menyerang apa saja; ketenangan, kesehatan, pekerjaan, bahkan nyawa.

Pusat pertempuran adalah iman kita. Angin ribut si jahat ingin menghancurkan iman kita. Mungkin saja jatuh korban, namun bersama Yesus kita mendapat ketenangan dan kemenangan.

8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya.  8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. 8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa." 8:26 Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.  8:27 Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?" (Mat. 8:23-27)
Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. (Mzm. 121:3)
Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. (Mzm. 121:4)

Dapatkan jamahanNya dalam firmanNya.

Image : http://gregolsengallery.com/cms1/





KE MENU

PENCOBAAN DI PADANG GURUN

Image below: http://broapocalypse.wordpress.com/.../ 

  • Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh            malam, akhirnya laparlah Yesus.
  • Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."
  • Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." (Matius 4: 2-4)
Sebagai murid Yesus, kita berpuasa juga. Dalam arti luas, kita menyangkali dorongan kedagingan kita. Kendali hidup kita tidak lagi pada naluri kedagingan. Otoritas tertinggi berada pada Tuhan. Kekuatan untuk bertahan hidup murni dari kemurahan Tuhan. Penyerahan dan ketaatan total pada pimpinan Tuhan menjadi hasil akhir dari proses ini.
    Namun ada tantangan menghadang. Kekuatan jahat tak kan tinggal tenang. Kita akan dipancing lewat aneka situasi agar kita memunculkan kembali "ego/ kedagingan kita".
    Pada tahap ini perjuangan tidak mudah. Tantangan satu kita atasi, muncul yang lebih besar. Pergumulan bisa berlangsung sepanjang hidup. Pertolongan dan hikmat dari Tuhan kita perlukan agar kita tidak kalah.
    Yang perlu aku ingat adalah kemenangan pergumulan bukan ketika aku mendapatkan "roti" maupun berkat-berkat sementara yang lain namun bagaimana aku memfokuskan perhatian ku pada melakukan kehendak Tuhan, bukan pada keinginan dagingku, hal yang sering dipakai umpan oleh si jahat.




    KE MENU

    ...